PEMBANGUNAN PROTOTYPE SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN BERBASIS DATA TERDISTRIBUSI

  • Adi Wibowo Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Diponegoro
  • Muh. Abdur Rohman Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Diponegoro
  • Beta Noranita Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Diponegoro
  • Djalal Er Riyanto Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Diponegoro
Keywords: nomor induk kependudukan (NIK), sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK), basis data terdistribusi (BDT)

Abstract

Data kependudukan merupakan suatu hal yang harus dikelola oleh pemerintah, baik daerah maupun pusat. Mekanisme pendataan yang disimpan pada masing-masing daerah dan tidak adanya komunikasi yang menyinkronkan data menyebabkan pencatatan ganda NIK. Sistem basis data terdistribusi merupakan kumpulan basis data yang tersebar di dua komputer atau lebih yang terhubung dalam jaringan komputer. Sistem basis data terdistribusi memberikan keuntungan ketersediaan data serta otonomi dalam pengelolaan data pada masing-masing lokal. Metode basis data terdistribusi yang digunakan adalah metode fragmentasi horizontal. Rancangan basis data terdistribusi data kependudukan dapat digunakan untuk mencegah pencatatan ganda NIK. Prototype Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Berbasis Data Terdistribusi (SIAK BDT) yang dibuat digunakan untuk melakukan manajemen data kependudukan seperti menambah, mengubah, dan menampilkan data kependudukan dari berbagai lokasi yang berbeda, serta ketersediaan data. Pengujian terhadap prototype SIAK BDT dilakukan dengan metode simulasi. Dari hasil pengujiannya, prototype SIAK BDT mampu melakukan manajemen data penduduk dari berbagai lokasi yang berbeda dan ketersediaan data. Population data is a matter that must be managed should the government, either local or central. Data collection mechanism that is stored in each region and the lack of communication led to record multiple data sync NIK. Distributed database system is a collection of databases that are spread across two or more computers connected in a network computer. Distributed database systems provide the advantage of data availability as well as autonomy in the management of data on each local. Distributed database methods used are horizontal fragmentation method. The design of distributed database population data can be used to prevent double registration of NIK. Prototype of Sistem Informasi Administrasi Kependudukan Berbasis Data Terdistribusi (SIAK BDT) made is used to perform demographic data management such as adding, changing, and displaying population data from a variety of different locations, and availability of data. Prototype testing of SIAK BDT performed by the method of simulation. From the test results, prototype SIAK BDT able to perform data management people from many different locations and availability of data.
Published
2012-07-15
How to Cite
Wibowo, A., Rohman, M., Noranita, B., & Riyanto, D. (2012). PEMBANGUNAN PROTOTYPE SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN BERBASIS DATA TERDISTRIBUSI. Jurnal Sistem Informasi, 6(1), 60-69. https://doi.org/https://doi.org/10.21609/jsi.v6i1.279